Saturday, January 09, 2016

8 HAL YANG MEMBUATKAN KITA “TERPAKSA” MENULIS

Menyambung dari postingan sebelumnya perihal menulis, kali ini saya ingin bercerita bagaimana caranya agar saya TERPAKSA rajin menulis. Mengalami masa hiatus ngeblog selama dua bulan, membuat bulan Agustus kali ini terlihat lebih berjaya karena berhasil meluncurkan enam tulisan yang terpampang mesra di halaman pertama blog ini x) *salaman sama diri sendiri*

Berikut tips cantik dari saya untuk saya agar bisa konsisten dalam menulis ^___^

1. DO IT NOW. SOMETIMES “LATER” BECOMES “NEVER”. Ayo nulis detik ini juga :o Tapi kenapa sih maksa banget harus menulis sekarang? yuuk, pembaca yang baik ayo baca lagi tips yang berikutnya —>

2. Ketahuilah bahwa kita harus mengeluarkan zakat dari harta yang kita miliki. Zakat adalah memberikan hak orang lain dari harta yang sudah diberikan oleh Allah. Nah! Pengalaman dan ilmu merupakan harta juga toh~, jadi menulis cerita kita termasuk kegiatan yang WAJIB dibagi kepada orang lain. Kenapa harus melalui tulisan?? Seperti yang sudah saya presentasikan sebelumnya di “if you can talk, you can write” bahwa tulisan itu….. ah pokonya klik aja link-nya :P

3. Buatlah target menulis dan deklarasikan. Buat rencana, rencana, rencana. Target juga merupakan bentuk dari rencana. Contohnya saya dengan sok taunya berani memasang target meluncurkan dua puluh tulisan di blog pada bulan ini, terus di posting pula targetnya! Aaaa~~ Walaupun ga ada hakimnya tetep aja berasa bebannya lebih banyak. Berasa di film shutter, ada beban di punggung karena ada yang ngedudukin, kira-kira kalo digambarkan kayak di –> gambar ini <– monggo di klik kalau lagi bete atau malah pengen bete. Penjelasan mengenai target itu tepat seperti tulisan di bawah ini, “A goal without a plan is just a wish,”. Nusuk!


4. Tentukan beberapa judul tulisan untuk satu bulan ke depan. Karena…. yang bikin mandek nulis itu disebabkan kita bingung mau nulis apa. Nah! Dengan dibuatnya “daftar isi” terlebih dahulu di awal, kita cukup pusing satu kali saja yaitu pada saat hari pembuatan judul-judul tulisan. Proses yang satu ini cukup membuat sakit kepala, menentukan satu judul saja bisa memakan waktu satu jam tersendiri, apalagi beberapa sekaligus x)) Tapi enak loh, hari-hari selanjutnya kita hanya perlu menjalani “perintah” yang sudah kita buat sendiri di awal. Ndak perlu pusing lagih! :D

5. Ngerasa sibuk? Sibuk juga tetep nulis! Pasti tau lah Gita Gutawa sibuknya seperti apa, tapi beliau tetap menulis juga di blognya. Hmmmm.. terlalu banyak contoh blogger lain yang aktivitasnya bejibun tapi tetap konsisten menulis. Makanya gausah sok sibuk deh, Winda… Lagian menulis itu ga perlu lama-lama kalau memang kita ga bisa lama :)

6. Lakukan cara unik dalam menulis. Selama masa hiatus ngeblog saya tetap merasa harus menulis setiap hari, jadi saya pasang timer selama 10 menit, lalu mengetik apa aja sebanyak-banyaknya, secepat-cepatnya, seaneh-anehnya, segajelas-gajelasnya. Pokonya nuliss, karena kadang kita tidak tau apa yang terjadi di otak sampai kita bisa baca sendiri isinya dengan menggunaka kedua mata. Si proyek tulisan 10 menit ini ga pernah saya pajang di blog karena bersifat terlalu praybeday (baca : pribadi) :P, tapi kadang gara-gara proyek ini saya jadi ingat hal apa saja yang lupa saya kerjakan atau tiba-tiba muncul ide baru dari si otak yang bisa bikin kita kaget dan kesenengan sendiri.

7. Percaya diri. Harus punya keberanian dalam menulis, dan tidak perlu merasa harus menjadi expert dalam bidang yang ingin kita bagi sebelum kita menuliskannya. Saya baru mencoba soundcloud 3 kali tapi sudah menuliskannya di blog :p. Kali ini membuat tips menulis padahal saya bukan penulis buku, bahkan saya baru menjalani masa hiatus ngeblog, hahahaaa. Saya pernah membaca artikel tentang public speaking, bahwa si pendengar bisa jadi adalah orang yang punya keahlian lebih banyak daripada si pembicara di depan. Bedanya adalah si pembicara yang tidak lebih ahli dari si pendengar itu punya keinginan lebih untuk berbagi :P.

Laluu yang terakhir adalah…….

8. Buatlah komitmen dengan diri sendiri. Sebenernya gimanaa gitu nulis komitmen x)). Tapi memang benar lebih gampang mengatur orang lain daripada mengatur diri kita sendiri, iya toh? :P Yaa.. Untuk hal yang terakhir ini saya doakan orang-orang yang mau konsisten menulis semoga benar-benar bisa terwujud, begitu juga dengan saya, semoga bisa, aaakkk! * tetiba frustasi*

cukup sekian dulu delapan tips dari winda untuk windamaki mengenai pemaksaan dalam menulis.

Selamat malam, windamaki. oyasumi x)

sumber : https://windamaki.wordpress.com/2014/08/07/8-hal-yang-membuat-kita-terpaksa-menulis/#more-3736

No comments:

Post a Comment