Tuesday, January 23, 2024

Mencari Redha Illahi ....

Sunday, February 26, 2012

10 Sifat Peribadi Muslim

1. SALIMUL AQIDAH: Bersih Akidahnya dari sesuatu hal yang mendekatkan dan menjerumuskan dirinya dari lubang syirik.

2. SHAHIHUL IBADAH: Benar Ibadahnya menurut AlQur'an dan Assunnah serta jauh dari segala Bid'ah yang dapat menyesatkannya.

3. MATINUL KHULUQ: Mulia Akhlaknya sehingga dapat menunjukkan sebuah keperibadian yang menawan dan dapat meyakinkan kepada semua orang bahawa Islam adalah rahmat bagi seluruh alam (Rahmatan Lil Alamin).

4. QOWIYUL JISMI: Kuat Fizikalnya sehingga dapat mengatur segala kepentingan bagi jasmaninya yang merupakan amanah dari Allah SWT.

5. MUTSAQOFUL FIKRI: Luas wawasan berfikirnya sehingga dia mampu menangkap berbagai informasi serta perkembangan yang terjadi disekitarnya.

6. QODIRUN 'ALAL KASBI: Mampu berusaha sehingga menjadikannya seorang yang berjiwa mandiri dan tidak mahu bergantung kepada orang lain dalam memenuhi segala keperluan hidupnya.

7. MUJAHIDUN LINAFSIHI: Bersungguh-sungguh dalam jiwanya sehingga menjadikannya seseorang yang dapat memaksimakan setiap kesempatan ataupun kejadian sehingga memberi kesan baik pada dirinya ataupun orang lain.

8. HARITSUN 'ALA WAQTIHI: Efisien dalam memanfaatkan waktunya sehingga menjadikannya sebagai seorang yang pantang mensia-siakan waktu untuk melakukan kebaikan, walau sesaatpun. kerana waktu yang kita gunakan sepanjang hidup ini akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT.

9. MUNAZHOM FII SU'UNIHI: Tertib dalam urusannya sehingga menjadikan kehidupannya teratur dalam segala hal yang menjadi tanggung jawab dan amanahnya. Dapat menyelesaikan semua masalahnya dengan baik dengan cara yang baik.

10. NAAFI'UN LI GHAIRIHI: Bermanfaat bagi orang lain, sehingga menjadikannya seseorang yang bermanfaat dan diperlukan.

sumber : http://tulahan.blogspot.com/2012/02/10-sifat-peribadi-seorang-muslim.html

Saturday, February 25, 2012

Pengurusan Masa = Pengurusan Usia

Kepentingan Masa

Masa amat penting untuk semua makhluk di dunia ini. Di dalam al Quran banyak ayat yang menyentuh tentang pentingnya mengurus masa. Salah satu ayat al Quran yang menyentuh kepentingan masa adalah seperti berikut.

Maksudnya: "Demi masa.Sesungguhnya manusia itu berada di dalam kerugian. Kecuali merka yang beriman dan beramal soleh serta berpesan-pesan dengan kebenaran dan berpesan dengan kesabaran" (Al-Asr)

Pembahagian Masa

Pembahagian masa kepada semua manusia adalah sama banyak. Setiap orang akan menerima masa yang sama dalam sehari iaitu 24 jam. Penggunaan masa dalam sehari, seminggu,sebulan dan seterusnya akan memberi faedah hanya kepada merka yang pandai mengurus masa.

Dalam hal ini Rasullulah s.a.w berpesan: Bersedialah

1. Masa hidup sebelum mati
2. Masa sihat sebelum sakit
3. Masa muda sebelum tua
4. Masa kaya sebelum miskin
5. Masa senang sebelum susah

Peringatan ini kepada semua merujuk kepada pentingnya pengurusan masa demi untuk kelangsungan kehidupan bergelar muslimin dan muslimat yang berjaya di dunia dan di akhirat,Insha Allah!

Pengurusan Masa

Masalah tidak cukup masa sebenarnya hanyalah alasan semata-mata. Sebenarnya manusia diperuntukkan masa sebanyak 24 jam sehari semalam, samada manusia itu berjaya atau tidak berjaya. Kita lihat tokoh-tokoh di dalam bidang masing-masing. Semuanya adalah manusia biasa yang juga diperuntukkan masa yang sama dengan kita.

Keluhan-keluhan yang tidak membina itu sebenarnya adalah alasan untuk kita masih berada pada tahap yang lama dan tidak bertindak. Oleh sebab itu alasan inilah yang menyebabkan kita berada dikepompong tersebut dan sukar bagi kita meloloskan diri dari belenggunya.Kita teramat memanjakan diri kita sendiri.

Pengurusan masa yang baik ialah apabila kita dapat mendisiplinkan diri kita dalam melaksanakan aktiviti yang telah dirancangkan @ dijadualkan.Semua aktiviti yang mahu dilakukan perlu dijadualkan dan dilibatkan berapa lamakah aktiviti atau perlakuan itu berlaku. Ianya perlukan disiplin yang jitu dari kita. Perkara ini bukan perkara remeh. Untuk mendisiplinkan diri kita maka sewajarnya kita mencatat di atas kertas dan ianya mesti dipatuhi.Perhatian berat perlu diberi agar merangkumi faktur kualiti masa setimpal dengan kuantiti masa yang kita gunakan.

Prinsip asas pengurusan masa ialah mengubah tabiat lama yang negatif – tabiat lama yang suka membuang masa diganti dengan tabiat baru yang `berkira’ dengan masa.

Mulakan melaksana tabiat baru dengan penjadualan aktiviti yang mahu dilakukan dalam sehari dan kuantiti masa yang akan digunakan.

Contohnya :

Bekerja = 8 jam
Makan & minum = 2 jam
Rehat = 2 jam (1 jam rehat tengahari di pejabat & 1 jam pulang dari pejabat)
Perjalanan pergi/balik kerja = 1 jam
Solat/ibadat = 4 jam (malam berjemaah & kuliah ugama)
Tidur = 5 jam
Membaca = 2 jam

Jumlahnya : 24 jam.

Langkah berikutnya ialah perincian setiap agihan masa untuk sesuatu aktiviti.Contohnya perjalanan ke pejabat 1 jam ertinya pergi 0.5 jam dan pulangnya 0.5 jam.Makanya perlu bertolak awal ke pejabat agar terhindar dari traffic jam untuk mencapai 0.5 jam tersebut.

Jika sampai awal di pejabat dan waktu kerja belum bermula,masa yang ada itu boleh digunakan untuk membaca.Jadinya tempoh 2 jam untuk membaca itu sudah digunakan katalah 0.5 jam dan 1.5 jam lagi mungkin malam nanti.

Begitu juga perician yang dilakukan untuk lain-lain aktiviti.Bertegaslah selama 21 hari.Jangan memanjakan diri untuk bersenang diri dan merobek semua perancangan ini.Insha Allah selepas 21 hari – semuanya paksaan disiplin diri ini akan berubah menjadi TABIAT.

DIRGAHAYU!

Friday, February 24, 2012

Perbaikilah perahumu,karena lautan itu sangat dalam

Kaget, heran dan seakan tak percaya, ketika ada di antara saudara, kawan, sahabat bahkan keluarga kita yang tiba-tiba pergi mendahului kita, ruh diangkat menuju tempat dimana tak ada satupun manusia yang mengetahui. Ya maut, takdir yang Allah gariskan ini tak ada yang tau kapan, bagaimana dan dimana jiwa kita berakhir. Seorang penyair berkata :

Manusia wajib bertobat, namun meninggalkan dosa itu lebih wajib lagi

Sabar dalam menghadapi musibah itu sulit, namun hilangnya pahala sabar itu lebih sulit lagi

Perubahan zaman itu memang sesuatu yang aneh, namun kelalaian manusia itu lebih aneh lagi

Peristiwa yang akan datang terkadang terasa dekat, namun kematian itu lebih dekat lagi.

Hanya memperbaiki dan memperbaiki kulitas hidup yang kita bisa, baik itu yang bersifat horizontal (dunia) apalagi yang bersifat vertical (akhirat).

Sedih yang mendalam rasa inilah yang menyelimuti bagi kita yang ditinggalkan, wajar karena kita adalah insan yang memiliki perasaan saling memiliki dan keterikatan satu sama lain. Baru saja kita bersamanya kemarin bersenda gurau, canda dan tawa.

Tiba-tiba mendengar kabar bahwa dia sudah meninggalkan kita menuju alam yang berbeda dengan kita, alam penantian antara dunia dan akhirat yaitu alam barzakh/kubur.

Ada peringatan dan pesan yang disampaikan untuk kita yang masih diberikan kesempatan usia untuk memperbaiki hidup kita ini.

Seandainya dia yang telah meniggalkan kita dapat berpesan kepada kita yang masih hidup mungkin hadits inilah yang akan disampaikannya, yaitu sabda Rassulullah yang berpesan kepada Abu Dzar Al-Ghiffari. Simaklah dan renungkanlah pesan ini :

Rasulullah saw pernah bersabda kepada Abu Dzar Al-Ghiffari ra. :

“Wahai Abu Dzar,
Perbaruilah perahumu, karena lautan itu sangat dalam;
Carilah perbekalan yang lengkap, karena perjalanan itu sangat jauh;
Kurangilah beban, karena rintangan itu amatlah sulit untuk diatasi dan;
Ikhlaslah dalam beramal, karena yang menilai baik dan buruk adalah Zat Yang Maha Melihat.”

Perbaruilah perahumu senada dengan perbaruilah niat kita hidup di dunia, untuk apa kita berlayar kalau perahu yang kita tunggangi ternyata rusak dan akhirnya bekal yang kita bawa habis tergiling oleh ombak. Setiap amal berbanding lurus dengan niat kita, maka niatkanlah setiap amal hanya semata karena-Nya dan mohonlah keselamatan dari siksa-Nya.

Kehidupan abadi di negeri akhirat itu menempuh perjalanan yang jauh dan rintangan yang amat sulit untuk diatasi seperti laut yang dalam gelap dan membutuhkan bekal yang lengkap dan memadai. Karenanyalah tak mudah kita untuk bisa sampai kepada kebahagiaan akhirat.

Maka dari itulah beban yang ada selama perjalanan haruslah dikurangi, terlalu banyak mengambil keduniaan mengakibatkan perjalanan kita semakin berat dan sulit ketika menghadapi rintangan. Sebagaimana pesan Rasulullah kepada Salman Al-Farisi yang berbunyi, “Hendaklah bagian kalian dari kekayaan dunia ini seperti bekal seorang musafir.”

Oleh karenanya beruntunglah orang yang dalam hidupnya benar-benar hanya mengharap ridha Allah (Abu Sulaiman Ad-Darini). Perkataan Ad-Darini ini mengacu pada sabda Nabi saw yang ditujukan kepada Mu’adz ra :

“Ikhlaskan niat, niscaya engkau akan menerima balasan amalmu meskipun amalmu itu sedikit.”

Hanya niat yang lurus, bekal yang lengkap, dan tidak terlalu banyak mengambil keduniaan yang akan menghantarkan perjalan hidup kita sampai pada kebahagian dan keberuntungan negeri akhirat yang kekal.

Peristiwa yang akan datang terkadang terasa dekat, namun kematian itu lebih dekat lagi.

Wallahu a’lam bishshowwab

Sumber : http://snowyautumn.wordpress.com/2011/10/31/kita-harus-memperbaiki-perahu-kita/

Nota : Sementara menunggu anak-anak siap berpakaian untuk ke masjid,aku meronda-ronda mengisi masa.Terjumpa artikel ini - tersentap hati nurani ini.Gimana plak dengan perahu ku ???

Thursday, February 23, 2012

Antara Nilai Ujian & Kasih Sayang NYA

Setiap kita pasti akan diuji di dalam kehidupan ini namun Allah SWT membataskan ujian Nya itu tak akan melebihi kemampuan kita yang menerima ujian itu untuk menanggungnya!

Itulah hakikat yang menjadi janji Nya kepada kita namun di mana pula nilai diri kita ini andainya ujian yang hanya sekitar nilai RM10 namun kita merintih meraung seolah-olah nilainya hampir ratusan atau ribuan ringgit.

Tanyalah .... di mana JATI diri kita .... dimanakah IMAN & TAKWA kita ???

Wednesday, February 22, 2012

Syria oh Syria ....... Dajjal & Imam Mahadi

Masa kini apa yang berlaku di Syria sewajarnya diberi perhatian yang berat oleh semua kita umat Islam.Isunya ialah tindakan kejam pemerintah yang dari aliran Syiah terhadap rakyat jelata yang beraliran Sunni.

Masa kini juga dunia Arab begitu lemah dan berpecah kerana masing-masing mengagungkan kabilah masing-masing hasil dari didikan @ atur tadbir Yahudi hatta negara Arab Saudi sendiri sanggup melanggar pesanan Baginda Rasulullah s.a.w. dengan menjemput masuk tentera Amerika yang kafir ke sana.Tidak ada penyatuan dikalangan negara-negara Arab.

Di akhir zaman syiar Islam akan kembali bersemarak dan menggapai kemenangan sebagaimana zaman keagungannya dulu.Dunia Arab juga akan bersatu dan Nabi ada bersabda bahawa kebangkitan dunia arab akan diterajui oleh Syria.

Sama-sama kita lihat pastinya akan ada usaha di kalangan Amerika @ Israel untuk membendung kebangkitan rakyat Syria ini agar Syria tidak akan menjadi seperti sabda Nabi itu malah Iran pun akan bersekongkol sama membantu pemerintah yang sealiran dengannya.

Dimasa yang sama kita sukar untuk mendapat berita sebenar apa yang berlaku di Syria kerana media antarabangsa dikawal oleh Yahudi.

Apakah episod akan datang selepas ini ialah - kemunculan Dajjal & Imam Mahadi ???

Tuesday, February 21, 2012

WAHAI ORANG YANG MALAS DAN SUKA TIDUR!

Lepas Isyak, Jumaat 9 Rabiulawal 1433.

Kali ini majlis ilmu yang dihoskan Profesor Dr Muhaya fokus kepada tafsiran surah al-Alaq. Kerana mendapat jemputan tiga hari lebih awal, saya bercadang menghadiri majlis itu dengan membawa sedikit kefahaman tentang surah tersohor itu. Sempat jua saya merujuk kitab tafsir oleh ibnu Katsir dan Sayyid Qutb. Lalu, sewaktu Ustaz Fauwaz membentangkan huraiannya, saya mengharapkan akan lebih cerah dan jelas jadinya kefahaman terhadap surah yang menjadi detik mula kerasulan Muhammad SAW.

Hebat ustaz muda ini, dibacanya tafsir terus daripada kitab bahasa Arab berjudul 'At Tahrir Wa Tamwir' (pembebasan dan pencerahan) karangan Imam Ibnu Asyur. Tentu begitu jauh bezanya dengan saya, yang mendapat kefahaman daripada terjemahan bahasa Indonesia kitab tafsir al-Quran karangan ibnu Katsir dan Sayyid Qutb.

Malam itu, pokok pembicaraan menyentuh soal perintah menuntut ilmu. Lima ayat pertama al-Alaq diberikan penghuraian.

'Bacalah (wahai Muhammad)dengan nama Tuhanmu yang mencipta (sekalian makhluk). Ia menciptakan manusia daripada sebuku darah. Bacalah, dan Tuhanmu Yang Maha Pemurah. Yang mengajar manusia melalui pena dan tulisan. Ia mengajar manusia apa yang tidak diketahuinya.'

Saya fikir, elok benar kita renungi sebahagian intipati huraian Ustaz Fauwaz:-

1) Orang yang malas, suka tidur dan gemar berseronok tidak akan memperoleh ilmu.
Menuntut ilmu memerlukan pengorbanan. Ilmu dicari bukan untuk keseronokan. Mendaki Jabal Nur dan beribadah di dalam Gua Hira adalah gambaran betapa Muhammad sebelum kerasulannya, meninggalkan kemewahan dan keseronokan kerana mencari kebenaran (ilmu). Dalam konteks ini, kemewahan itu sebagaimana yang disediakan Siti Khadijah (pedagang yang kaya). Manakala keseronokan itu pula adalah segala nikmat duniawi yang tersedia dalam sebuah masyarakat jahiliyah.

2)Menuntut ilmu itu suatu dugaan besar. Orang yang malas, banyak tidur dan suka berseronok tidak akan merasai nikmat dan hikmah cabaran menuntut ilmu.

Sifat penting menuntut ilmu ialah ketabahan menghadapi kesukaran. Maka benarlah ungkapan pujangga 'kalau tidak dipecahkan ruyung, manakan dapat sagunya.' Tidak mudah mendaki Jabar Nur, dan tentulah sukar beribadah di dalam Gua Hira yang boleh memuatkan dua orang dewasa saja itu!

Tentulah lebih sukar apabila dipeluk sangat kejap oleh Jibril sehingga Muhammad menyangka dia akan mati. Bertambahlah seksanya kerana dipaksa pula membaca sesuatu yang Muhammad tidak faham dan tidak tahu apa-apa!


Iktibarnya, menuntut ilmu bukan perkara entengan. Pengorbanan, ketahanan diri, sokongan keluarga, iltizam dan istiqamah adalah antara faktor menentukan kejayaannya.

Yang paling penting, kita sebagai Muslim mesti memahami bahawa yang mendasari usaha pencarian ilmu itu ialah 'Bacalah dengan nama Tuhanmu...!'

Sumber : http://harleemdayam.blogspot.com/2012/02/wahai-orang-yang-malas-dan-suka-tidur.html

Monday, February 20, 2012

Hidup Beribadat Ustaz Hj. Fadzil Hj Ahmad

Selaras dengan syuran dari pengarang kitab Mulianya Jumaat,Ustaz Haji Fadzil Haji Ahmad supaya menyambung bacaan dengan kitab Hidup Beribadat pula,makanya selepas usai urusan di mahkamah pagi tadi,semasa dalam perjalanan pulang ke pejabat aku singgah sekejap di toko buku di tingkat bawah Bangunan Souq AlBukhari untuk membelinya.

Alhamdulillah dapatlah aku memilikinya.Sempat juga aku bertanyakan khabar Ustaz Haji Fadzil kepada penjual di toko buku itu kerana dengar khabar beliau sakit.Kata penjual tu camtu la juga berita yang dia dengar tapi tak tahu berita terkininya,mungkin dah sihat kot (Kalau ada pembaca blog ini yang tahu berita terkini,silakanlah respon,terima kasih)

Selain itu,satu lagi kitab susunan Ustaz Haji Fadzil yang ada dalam milikan aku iaitu kitab Wirid Yang Ku Kenali.

Semoga Allah SWT memberikan Ustaz kesihatan yang terbaik dan meneruskan usaha beliau menyebarkan ilmu Allah SWT kepada masyarakat yang dahagakan ilmu agama.Amin!

Saturday, February 18, 2012

Mulianya Jumaat

Malam tadi ketika menyelongkar susunan nota-nota kuliah semasa menjalani latihan di Institut Kesihatan Umum,Jalan Bangsar,Kuala Lumpur (nota yang sudah berlubang sana sini dimamah bubuk buku) aku terjumpa kitab ni,Mulianya Jumaat susunan Ustaz Haji Fadzil Haji Ahmad.Mungkin terletak kat situ secara tak sengaja semasa aku mengalih susun buku-buku/nota kuliah kat situ beberapa tahun dahulu.

Masih berkeadaan separa baik dan dapat dibaca dengan jelas namun kesan debaran jantung ini menggasak minda ku untuk berfikir dan mencengkam iman ku untuk bertafakur muhasabah diri - kenapa buku `MULIANYA JUMAAT' ini muncul di hadapan ku pada malam Jumaat ???

Adakah ini suratan atau kebetulan ???

Apakah ini satu `reminder' tersembunyi dari Illahi - betapa telah separuh abad usia ku berlalu, aku telah gagal meraikan hadirnya hari Jumaat sebagaimana yang sepatutnya!

Aduhaiii masihkah ada kesempatan untuk aku meraikan kedatangan mu lagi di minggu hadapan ... di bulan hadapan ... tahun hadapan ???

Wallahhu aqlam!

Thursday, February 16, 2012

Aduhai .... meruginya !

Tahu dan sedarkah anda hakikat bahawa jika kita membaca Kitab Suci AlQuran tapi kita tak faham,tak tahu makna apa yang kita baca itu,kita akan tetap beroleh pahala iaitu pahala membaca.Tetapi jika kita berdoa dan berzikir walau pun doa dan zikir itu adalah warisan amalan Rasulullah SAW - kita tak akan beroleh apa-apa pahala jika kita tak memahami makna apa yang kita doakan,zikirkan itu.

Bayangkan selama ini kita bersolat - selain bacaan ayat suci di dalam solat juga terdapat bacaan doa-doa dan kita membaca,melafazkannya tanpa kita tahu maknanya - alangkah ruginya kerana kita tak beroleh apa-apa pahala walau pun solat kita itu sah.

Bayangkan pula selepas solat kita berzikir,berwirid dan berdoa - tetapi kita tak beroleh apa-apa pun kerana kita tahu makna dan faham apa yang keluar dari bibir kita itu.Selama ini hanya kosong sahaja - aduhai rugi nya ......

Makanya mulai saat ini jom kita cari buku-buku (contohnya seperti di atas) - dan kita telaah sedikit demi sedikit,fahamkan maknanya dan binalah penghayatan semasa membacanya agar kita akan beroleh pahala yang sewajarnya.

Yang lalu biarlah ianya berlalu,kita beristighfarlah kerana ketika itu kita tak tahu namun kini kita dah tahu - kita perlu lakukan sesuatu kerana kini kita sudah berilmu!

Wednesday, February 15, 2012

IQRA' - Manfaat Membaca Buku Untuk Kesihatan

Kebanyakan orang begitu sibuk dengan kehidupannya sehingga tidak cukup waktu untuk membaca buku.Orang lebih senang menonton filem, television atau bermain komputer. Padahal membaca tidak hanya memperkaya wawasan tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan. Rajin membaca dapat membuat orang kaya akan wawasan dan informasi.

Selain itu, membaca untuk bermanfaat untuk otak dan kesehatan. Setidaknya ada 5 manfaat membaca untuk kesehatan, iaitu :

1. Melatih otak - Salah satu keuntungan membaca buku adalah sebagai latihan otak dan pikiran. Membaca dapat membantu menjaga otak agar selalu menjalankan fungsinya secara sempurna. Saat membaca, otak dituntut unutk berpikir lebih sehingga dapat membuat orang semakin cerdas. Tapi untuk latihan otak ini, membaca buku harus dilakukan secara rutin
.

2. Meringankan stres dimana stres adalah faktor risiko dari beberapa penyakit berbahaya. keindahan bahasa dalam tulisan dapat memiliki kemampuan untuk menenangkan dan mengurangi stres, terutama membaca buku fiksyen sebelum tidur. Cara ini dianggap bagus untuk mengatasi stres.

3. Menjauhkan risiko penyakit Alzheimer - Membaca benar-benar dapat langsung meningkatkan daya ikat otak. Ketika membaca, otak akan dirangsang dan stimulasi (rangsangan) secara teratur dapat membantu mencegah gangguan pada otak termasuk penyakit Alzheimer. Penelitian telah menunjukkan bahwa latihan otak seperti membaca buku atau majalah, bermain teka-teki silang, Sudoku, dan lain-lain dapat menunda atau mencegah kehilangan memori. Menurut para peneliti, kegiatan ini merangsang sel-sel otak dapat terhubung dan tumbuh.

4. Mengembangkan pola tidur yang sehat - Bila anda terbiasa membaca buku sebelum tidur, maka itu bertindak sebagai alarm bagi tubuh dan mengirimkan signal bahwa sudah waktunya tidur. Ini akan membantu anda mendapatkan tidur nyenyak dan bangun segar di pagi hari.

5. Meningkatkan konsentrasi - Orang yang suka membaca akan memiliki otak yang lebih konsentrasi dan fokus. Karena fokus ini, pembaca akan memiliki kemampuan untuk memiliki perhatian penuh dan praktis dalam kehidupan. Ini juga mengembangkan keterampilan objektivitas dan pengambilan keputusan. Jadi jangan hanya menghabiskan waktu berjam-jam untuk menonton television atau bermain game komputer, tetapi juga luangkan waktu untuk membaca buku. Kebiasaan baik itu tidak hanya akan menyegarkan pikiran tetapi juga memberi manfaat untuk kesehatan dan kehidupan

Motivasi utama untuk kita membaca ialah niat kita mahu menjadi hamba yang taat kepada perintah tuannya - Allah SWT memerintahkan kita `IQRA - bacalah!' makanya kita pun `aku dengar dan aku patuh!' Kepatuhan yang pasti tersedia ganjarannya!

Tuesday, February 14, 2012

Bangsa Melayu Berasal Dari Keturunan Nabi Ibrahim as

Begitu menurut Ibnu Athir,seorang ahli sejarah Islam terkenal di zaman lampau.Bangsa Melayu menurut beliau ialah Bani Jawi iaitu keturunan Nabi Ibrahim a.s. dari isterinya yang ketiga bernama Qatura.Bagi anak-anak dari keturunan Qatura in,baginda telah memerintahkan agar berpindah ke timur dengan memberikan bekalan-bekalan yang perlu bagi memulakan hidup baru.Maka mereka pun meninggalkan tanah Kanaan berpindahlah ke timur.

Kemungkinan besar perpindahan demi perpindahan telah berlaku akibat beberapa sebab.Dikatakan juga bangsa Melayu pernah menduduki Tibet dan telah menamakan Gunung Himalaya,yang mana dalam bahasa Sanskrit bermakna Gunung Melayu.Perkara ini berlaku lebih dari 2000 tahun yang lampau.Dikatakan juga bangsa Melayu yang tinggal di banjaran gunung ini telah berpindah pula ke selatan akibat dari peperangan demi peperangan yang berlaku di tanah besar China dan India.Akhirnya mereka menempatkan diri di selatan Thai serta Semenanjung Tanah Melayu - ini adalah kisah perpindahan yang berlaku melalui jalan darat.

Terdapat juga keturnan dari Kanaan ini yang datang melalui jalan laut mengikut seorang raja yang bernama Mus,belayar ke timur dan mendarat di Sulawesi.Di sana terdapat bukti kedatangan beliau dan rombongannya dimana sebuah sungai telah dinamakan Sungai Musi yang bererti Sungai Mus Punya.

Dikatakan Nabi Ibrahim a.s. itu telah melahirkan 3 keturunan yang besar

1. Bangsa Arab dari keturunan Nabi Ismail a.s.
2. Bangsa Israil dari keturunan Nabi Ishak a.s.
3. Bangsa Melayu (Bani Jawi)dari keturunan anaknya menerusi perkahwinan dengan Qatura.

Sejak dari zaman dulu lagi orang-orang Arab memanggil Kepulauan Tanah Melayu ini sebagai Tanah Jawi.Bangsa Melayu telah melalui berbagai-bagai pengalaman semasa perpindahan dari suatu tempat ke suatu tempat.Kaumnya pun telah menganut berbagai-bagai ugama bermula dari syariat Nabi Ibrahim a.s.,Hindu,Buddha,Kristian dan Islam.

Nota : Petikan dari buku Permata Yang Hilang karangan Ibnu Yusof,Al-Kafilah Enterprise,Kota Bharu,Kelantan,1995.

Bila membaca halaman 13 ini saya teringat apa yang diucapkan oleh Ustaz (Dr.)Muhammad Uthman El-Muhammady semasa memberi ceramah Motivasi Haji kepada jemaah-jemaah haji Malaysia di Maktab 75,Hotel Janadriah,Mekah.

Beliau mengutara satu persoalan yang sama-sama kita fikirkan iaitu mengenai syiar Islam di Malaysia yang tulin seperti mana yang diajarkan oleh Rasulullah s.a.w. walau pun jarak Malaysia yang jauh dari Tanah Suci Mekah dan Madinah sedangkan negara-negara yang berdekatan malah berjiran dengan Arab Saudi pun mengamalkan ajaran Islam yang tak tulin lagi.

Mungkinkah jaringan syariat Nabi Ibrahim a.s. yang mengalir dalam darah keturunan Bani Jawi menjadikan daya tarik yang kuat untuk menerima anutan ajaran Islam pula yang pastinya ada hubungkait sebagai penerus dan perlengkap ajaran agama samawi ini.Wallahu aqlam!

Monday, February 13, 2012

Permata Yang Hilang

PERMATA YANG HILANG - IBNU YUSOF
AL-KAFILAH ENTERPRISE (1995)- RM15.00

Sunday, February 12, 2012

Kursus Haji Bersiri di Masjid Sultanah Haminah,Pendang

Sememangnya tak terhitungkan nikmat Allah SWT kepada ku di sepanjang tahun 2010 lalu.Sebesar-besar nikmat ialah nikmat IMAN.Nikmat inilah yang mentakdirkan aku dan isteri berada dalam kelompok makhluk muslimin dan muslimah,mukminin dan mukminah.

Antara nikmat agung di tahun 2010 lalu ialah apabila aku dan isteri terpilih dan tersenarai sebagai Duyafur Rahman - tetamu Allah,Alhamdulillah!.

Kursus Haji Bersiri di Masjid Sultanah Bahiyah di adakan pada setiap hari Jumaat dari jam 9.00 hingga 11.00 pagi dibimbing oleh Tuan Haji Abdul Kadir Yahaya iaitu seorang tokoh ugama yang tak asing lagi.Beliau juga mengendalikan slot `Eksplorasi Haji' di Radio Kedah FM setiap petang Sabtu jam 5.30 hingga 6.00 petang.Sementara Kursus Haji Bersiri di Masjid Sultanah Haminah pula dibimbing oleh Tuan Haji Abdul Razak Ahmad,Imam Masjid Tokai,Pendang.

Sememangnya kerja buat ibadah haji dan amalan-amalan yang releven kepadanya adalah sama sahaja.Sesiapa pun ustaz pembimbing yang memperkatakan mengenai ibadah haji akan menyentuh perkara yang sama namun tip-tip atau panduan-panduan yang akan disampaikan oleh setiap ustaz pembimbing itu akan berbagai-bagai kerana ianya merujuk kepada pengalaman masing-masing semasa berada di Tanah Suci Mekah semasa mereka menjadi jemaah haji @ tetamu Allah SWT.

Himpunan kisah-kisah benar,tip-tip dan panduan inilah yang penting untuk dijadikan panduan atau sempadan dalam usaha masing-masing untuk menggapai keberkatan ibadah dan meraih Haji Yang Mabrur,Insha Allah!

Seronoknya kursus kat Masjid Sultanah Haminah ni ialah tiap-tiap kali selesai kursus akan ada jamuan ringan (?) (Kalau dah pekena bihun @ laksa @ nasi lemak tu - dah bukan ringan lagi dah - tak gitu Pak Ya!) Jadinya kalau tak dan nak menyerok kat rumah,satgi pekena kat sini jerr. Menu jamuan bergantung kepada jumlah kutipan tabung bergerak semasa kursus minggu sebelumnya.Apa-apa pun bagi ku - menu jamuan amat memuaskan dan menyelerakan walau pun makan sambil menyetoq (tak cukup kerusi daaa...) Alhamdulillah - pahala besar kepada masing-masing yang menyumbang kerana membolehkan majlis ilmu ini diiringi dengan makan-makan minum-minum sambil menyembang!

Rebutlah peluang untuk berada dalam rahmat Allah SWT.Datang ke masjid dengan niat untuk menghadiri majlis ilmu,berwuduk, kerjakan solat sunat tahiyyatul masjid 2 rakaat dan berniat iktikaf.Para malaikat akan mendoakan untuk kita disepanjang kita berada di rumah Allah itu.Di akhirat nanti semasa pengadilan,masjid-masjid yang pernah kita solat tahiyyatul masjid ini akan hadir di hadapan Allah SWT menjadi saksi bahawa kita pernah bersolat/beriktikaf di dalamnya.

Kemudian tunaikanlah solat sunat dhuha 2 rakaat.Berdoalah sesuka hati anda dan sekitar jam 9.00 kursus akan bermula.Bila tabung masjid beredar di sekitar anda - rebutlah peluang untuk menempah pahala Allah SWT ketika itu dengan menyumbang seikhlas hati.Itulah sebenarnya tabungan kewangan kita yang akan kita belanjakan di akhirat nanti.Sedangkan longgokan wang ringgit kita yang ada di dalam bank-bank itu akan kita tinggalkan kepada waris-waris kita bila kita dah meninggal dunia.

Masjid Sultanah Haminah - Masjid Daerah Pendang

Saturday, February 11, 2012

Kursus Haji Bersiri di Masjid Sultanah Bahiyah,Alor Setar

Kursus Haji Bersiri Masjid Sultanah Bahiyah (KHBMSB) bermula pada 19.02.2010 Sebanyak 20 siri kursus ini yang akan dibimbing oleh Ustaz Haji Abdul Kadir Yahaya.Perlancaran kursus ini diresmikan oleh Pegawai Agama (Kadhi) Daerah Kota Setar,Tuan Sheikh Alaudin bin Dato' Abu Bakar.

Nota dari ucapan Tuan Sheikh Alaudin:

1. Pembinaan Kaabah kali pertama dilakukan oleh Nabi Nuh as menggunakan batu dari 5 buah bukit.Banjir besar yang berlaku telah menyebabkan bangunan Kaabah itu terangkat dan rosak.

2. Jarak masa antara Nabi Noh as dan Nabi Ibrahim as ialah 2000 tahun.Nabi Ibrahim as adalah sezaman dengan Nabi Luth.Nabi Luth,Nabi Ibrahim dan Siti Sarah berada di Jordan iaitu kawasan berdekatan Laut Mati dan diperintahkan berpindah ke Mesir sebelum berlaku kejadian pembalasan Allah swt terhadap kaum Nabi Lut itu.Maka terselamatlah Nabi Luth as dan pengikutnya,Nabi Ibrahim as dan Siti Sarah dari bala itu.

3. Perasaan cemburu antara Siti Sarah dan Siti Hajar kerana Siti Hajar mampu melahirkan zuriat iaitu Nabi Ismail menyebabkan Siti Sarah mendesak supaya Siti Hajar di bawa keluar kerana Siti Sarah tidak mahu berada di dalam negeri yang sama dengan Siti Hajar (iaitu Mesir).

4. Untuk meredakan keadaan Nabi Ibrahim pun menunaikan permintaan Siti Sarah itu tetapi tak tahu ke mana nak di tuju.Usia Nabi Ismail ketika ini ialah 2 bulan.Allah swt mengutuskan angin yang bernama asSakinah yang bertiup lalu bersuara menyuruh Nabi Ibrahim as mengikutnya.Bergeraklah Nabi Ibrahim as,Nabi Ismail as dan Siti Hajar mengikut asSakinah hinggalah sampai ke tempat tapak Kaabah sekarang ini.

5. Di usia 90 tahun,Siti Sarah juga mengandung dan melahirkan Nabi Ishak as.Siti Sarah adalah bangsa Yahudi (Nabi Ibrahim bukan bangsa Yahudi seperti mana yang didakwa oleh orang Yahudi sekarang ini).Keturunan Nabi Ishak as inilah yang berkembang biak membentuk keturunan Yahudi kerana Siti Sarah adalah Yahudi.

6. Keturunan Nabi Ismail as menghasilkan kelahiran junjungan mulia Rasulullah saw yang ketinggian darjat Baginda itu tidak boleh diterima oleh orang-orang Yahudi kerana mereka menganggap salasilah sebelah Nabi Ishak as itu sepatutnya lebih mulia.Sebab itulah bangsa Yahudi memusuhi orang-orang Islam.

7. Qailah Jurhum yang dalam perjalanan berniaga ke Syam telah singgah di sini dan menetap di sini.Nabi Ismail lalu berkahwin dengan anak ketua qabilah Jurhum ini.

8. Nabi Ibrahim as wafat pada tahun 1686SM.Pada tahun 1762SM Allah swt perintahkan Kaabah dibina semula.

9.Tahun 1722SM Nabi Yaakob (anak Nabi Ishak as = cucu Nabi Ibrahim as) telah membina Baitul Muqaddis ketika usianya 22 tahun.Jadinya jarak masa antara pembinaan Baitul Muqaddis/Masjidil Aqsa dan Kaabah/Masjidil Haram ialah 40 tahun.

10. Ababil bukanlah nama burung yang membawa batu yang menimpa gerombolan Abrahah.Perkataan `ababil' tu merujuk kepada sifat burung-burung tu yang terbang berkelompok-kelompok.Semua tenteranya mati di tempat kejadian kecuali Abrahah yang cedera itu sempat balik dan mati di Yaman.Tempat kejadian itu ialah Muzdalifah.55 hari selepas kejadian itu Rasulullah dilahirkan.

11. Dari syurga Nabi Adam as diturunkan di India sementara Siti Hawa di Jeddah.(ada riwayat mengatakan semasa nak turun itu Nabi Adam meragut beberapa jenis tumbuhan dari syurga untuk di bawa bersama.Sebab itulah di India terdapat berbagai-bagai jenis tumbuhan rempah ratus dan herba)Nabi Adam as pun mengembara mencari Siti Hawa dan akhirnya mereka bertemu di Arafah.Usia Nabi Adam as ialah 930 tahun,usia Nabi Nuh as ialah 950 tahun.

12. Selama 200 tahun Nabi Adam as dan Siti Hawa berdoa memohon ampun dari Allah swt.Tempat mereka bermunajat ialah Bukit Jabal Rahmah.Di situlah tempat Allah swt ampunkan dosa-dosa mereka sebab itulah semasa jemaah haji berada di Padang Arafah gunakanlah kesempatan itu untuk beribadah dan berdoa sungguh-sungguh memohon keampunan Allah swt terhadap dosa-dosa yang telah kita lakukan.

Friday, February 10, 2012

Kursus Haji Bersiri 1431H

Alhamdulillah syukur ke hadrat Illahi kerana pada tahun 2010 aku dan isteri telah terpilih sebagai calun jemaah haji dan hajjah.Syukur kerana nama ku dan isteri telah termasuk di dalam senarai tetamu-tetamu Allah swt yang diizinkan untuk hadir di sana,beribadah menunaikan rukun Islam yang ke 5 dan beroleh peluang menggapai haji yang mabrur,Insha Allah!

Tidak ada nilaiannya untuk haji yang mabrur kerana ianya seolah-olah seperti bayi yang baru dilahirkan.Putih bersih tanpa sebarang catatan dosa,Subhan Allah! Pergi mengerjakan haji merupakan satu pelaburan yang paling-paling menguntungkan kerana tawaran dari AlKhalik itu wowwww tak dapat nak dibayangkan dengan kata-kata jika ianya dikurniakan kepada ku.

Hampir separuh abad menjadi penghuni dunia pasti bergelumang dosa dan noda sebagai manusia biasa yang lemah dan jahil.Inilah peluang yang mesti direbut,mesti digapai untuk membasuh bersih semua itu.Setelah itu aku berharap akan diizinkan pula untuk menggapai husnul khatimah.

Harapan akan tinggal harapan tanpa kerja buat yang sempurna menjurus ke matlamat itu.Ilmu dan amal pasti seiringan bergandingan untuk meraih semua itu.Persediaan iman dan takwa mesti semakin mantap untuk menghadapi semua ujian atau dugaan dan lulus merentasinya.Semoga Allah swt meredhai semuanya.

Sebagai persediaan - aku dan isteri telah memilih untuk menghadiri 2 kursus haji bersiri iaitu pada pagi Jumaat di Masjid Sultanah Bahiyah,Alor Setar dan pada pagi Sabtu di Masjid Sultanah Haminah, Tanah Merah Pendang.Penceramah adalah berbeza namun yang pasti skop ilmu yang ingin disampaikan adalah sama cuma yang berbeza adalah stail @ kaedah penyampaian @ persembahan sahaja.Juga part yang membezakan ialah apabila penceramah akan bercerita mengenai pengalaman-pengalaman mereka sendiri semasa mengerjakan ibadah haji suatu masa lalu.

Syukurlah aku dan isteri diberi kelapangan masa oleh Allah SWT dan dapat menghadiri kursus tersebut dari awal hingga tamat.Alhamdulillah!

Thursday, February 09, 2012

Tunai Haji Dengan Basikal,SubhanAllah!

Semangat dua pemuda muslim asal Afrika Selatan ini untuk menunaikan rukun Islam ke-5 patut dibanggakan. Mereka menempuh perjalanan dari Afrika Selatan ke tanah suci dengan menunggang basikal.

Nyatanya, kedua pemuda itu kini sudah berada di tanah suci. Nathim Caimcross, 28 dan Imtiyaz Ahmad Harun, 25, mengungkapkan kebahagiaannya begitu masuk ke kota Tabuk, perbatasan negara Saudi. "Akhirnya kami dapat jelmakan impian kami menunaikan ibadah haji," kata keduanya.

Caimcross, yang bekerja di kota di Cape Town mengungkapkan, menggenjot basikal dari Cape Town ke Arab Saudi tentu saja sangat mletihkan. "Tapi kami memilih berangkat haji dengan cara ini agar kami benar-benar merasakan pengalaman suka duka menjalankan ibadah haji," ujarnya.

Caimcross dan Harun berangkat dari Afrika Selatan pada 7 Februari. Mereka berbasikal menyusuri negara-negara Afrika, seperti Bostwana, Zimbabwe, Mozambique, Malawi, Tanzania, Kenya, Turki, Suriah dan Jordan untuk mencapai perbatasan Arab Saudi.

"Ini haji pertama kami. Kami boleh naik pesawat, tapi ini adalah impian kami. Untuk berangkat tunaikan haji dengan cara berbeda. Kami memilih basikal, kerana kami berdua memang hobi berbasikal" celah Caimcross.

Setiap hari, kedua pemuda itu berbasikal sejauh 80 sampai 100 kilometer. Mereka beristirahat di masjid-masjid atau mendirikan khemah pada malam hari, kemudian melanjutkan perjalanan selepas solat Subuh. Selama di perjalanan mereka bertemu dengan ramai orang yang membantu dan bersikap baik pada mereka.

"Di setiap tempat yang kami lewati, mereka memberikan sambutan dan mereka antusias ketika tahu bahawa kami sedang dalam perjalanan untuk menunaikan ibadah haji. Soal makanan, tak ada masalah kerana ramai orang yang ajak kami makan." tutur Caimcross.

Selama di perjalanan, mereka kekadang melewati medan sukar, berupa pegunungan yang perlukan tenaga ekstra untuk enjot dan menekan pengayuh basikal. masalah lain ialah bahasa. "Bila kami masuk ke negara-negara Arab, kami menggunakan bahasa Arab terutama ketika kami melalui Suriah dan Jordania," kata Caimcross lagi.

"Masyarakat di sana juga antusias dan bersimpati membantu, bila tahu kami nak tunaikan haji." sambungnya. Caimcross juga mengungkap rasa terharunya kerana ramai yang menawarkan bantuan berupa wang dan memberikan apa yang mereka perlukan, kerana keduanya cuma memiliki anggaran sedikit untuk biaya haji.

Secara keseluruhan Caimcross dan Harun melakukan perjalanan selama hampir 9 bulan, melewati 9 negara, dan selama perjalanan mereka tidak mengalami persoalan serius. "Cuma ganti tayar basikal, betulkan rantai pengayuh, itu yang sering kami lakukan," ujar kedua pemuda itu.

Caimcross mengatakan, melakukan perjalanan haji bersepeda memberikan mereka banyak kesempatan untuk berinteraksi dengan beragam orang dari berbagai negara. "Kami juga bisa sambil berdakwah, terutama saat kami istirahat pada malam hari," tukasnya.

Caimcross dan Harun adalah mahasiswa jurusan syariah Islam. Caimcross punya keahlian di bidang perencanaan kota karena ia pernah ikut pelatihan dan sekarang bekerja di sebuah perusahaan konstruksi. Sedangkan Harun pernah kuliah di jurusan ekonomi.

Keduanya belum berkahwin dan hobi bersukan. Caimcross senang surfing di laut dan Harun lebih suka tinju dan naik gunung. Setelah melaksanakan haji, mereka akan kembali ke Cape Town, Afrika Selatan juga dengan basikal, melintasi kawasan Afrika Barat. Memang mereka berkreatif yang luar biasa!

Apalagi bila Islam menggalakaan pengembaraan, dan memperuntukkan asnaf zakat untuk musafir berkelana. Ertinya di mana-mana anda berada, anda ada saudara seagama. Allah akan membantu anda melalui mereka. Berbahagialah dengan Islam, agama pilihan kita..