Monday, February 09, 2015

Jom Puasa Isnin Khamis

Keutamaan Puasa Sunat Hari Isnin & Khamis

Dahsyatnya Puasa Isnin Khamis.

Siapakah yang tidak ingin awet muda, bebas penyakit, sekaligus selamat dunia akhirat ? Kalau kita ingin mendapatkan semua itu, cobalah berpuasa Isnin-Khamis secara teratur.

Kebanyakan dari kita tentunya pernah mendengar puasa Isnin Khamis sebagai puasa sunnah di dalam Islam. Namun, berapa yang benar-benar berusaha merutinkan puasa tersebut ?

Sebenarnya tak banyak dari kita yang tahu benar hikmah puasa Senin Kamis dari segi spiritual, kesihatan dan keutamaannya di hadapan Allah.Alasan utama mengapa puasa Senin Kamis disunahkan dalam Islam ialah karena Rasulullah sering berpuasa di kedua hari tersebut.

Tapi, apa keutamaannya Isnin dan Khamis ?

2 hadis dari Rasulullah SAW yang berkenaan dengan pemilihan hari Isnin dan Khamis.

i) HR Ahmad disebutkan bahwa Rasulullah SAW mengatakan bahwa semua amal dibentangkan di hari Isnin dan Khamis. Karena itu, sebagai orang beriman, sungguhlah baik bila pada saat malaikat melaporkan amalan kita itu kita tengah berpuasa.

ii) HR Muslim menyebutkan hari Isnin dan Khamis adalah hari istimewa karena pada hari itulah Rasulullah dilahirkan, menjadi rasul dan mendapat wahyu.

Jadi terlihat disini bahwa hari Isnin dan Khamis adalah hari istimewa dari sisi keagamaan.Dari sisi logika, boleh dilihat bahwa hari Isnin dan Khamis membagi satu ‘minggu’ menjadi dua bagian yang hampir sama rata. Jadi ketara sekali bahwa puasa Isnin Khamis mempunyai fungsi pembaikan atau pemeliharaan tubuh badan.Dengan berpuasa di hari Isnin dan Khamis, secara tidak langsung kita melakukan pembaikan untuk diri kita secara rutin baik dari segi spiritual maupun jasmani.

Lalu, apakah keutamaan jangka panjang amalan puasa Isnin Khamis ini ?

i) Melatih kita secara teratur untuk menghindarkan diri dari pekerjaan dosa. Kalau ada latihan efektif untuk ‘anger management’ atau latihan kesabaran, maka itulah puasa. Karena itu, wajarlah jika dikatakan bahwa puasa adalah zakat jiwa, dimana pada saat puasa, kita membuang perangai buruk. Sehingga sesudah puasa, emosi dan spiritual kita menjadi lebih bersih.

”Segala sesuatu itu ada zakatnya,sedang zakat jiwa itu adalah berpuasa. Dan puasa itu separuh kesabaran”.(HR. Ibnu Majah).

Dengan menghilangnya perangai buruk kita, minimal seminggu dua kali, maka bisa juga dikatakan bahwa ”Puasa adalah benteng yg membentengi seseorang dari api neraka yg membara”.{HR.Ahmad dan Baihaqi}.

ii) Puasa Isnin Khamis boleh meningkatkan lagi amalan kita. Biasanya, seseorang yang kekenyangan dan keenakan cenderung malas beribadah. Puasa menjadikan kita lebih produktif dalam beribadah karena selain kita tidak lagi dalam posisi keenakan, orang yang berpuasa juga cenderung ingin beribadah ekstra. Disamping itu, puasa boleh melembutkan hati. Ini karena dengan puasa, kita cenderung lebih berempati dengan orang-orang yang lebih tidak beruntung dibanding kita. Karena itu, puasa bisa menjadikan kita lebih dekat dengan Allah dan lebih bertakwa.

Tidaklah salah kalau dalam Quran disebutkan bahwa puasa diperintahkan pada kita dan orang2 sebelum kita supaya kita menjadi orang yang bertakwa (Al Baqarah 183).

Selain dari keuntungan dari segi emosional spiritual seperti yang dijelaskan diatas, puasa juga memiliki keutamaan dari segi kesIhatan. Sudah bukan rahasia lagi bahwa saat ini sudah ada banyak riset yang menyimpulkan bahwa puasa yang teratur itu baik untuk kesehatan.

Manfaat kesIhatan dari puasa yang paling populer adalah puasa boleh dikatakan sebagai cara ampuh untuk membatasi kalori yang masuk ke tubuh kita. Dalam Islam dan bidang kedokteran, dianjurkan untuk tidak makan berlebihan, karena makanan yang berlebih dan tidak sihat boleh menimbulkan masalah obesiti dan pelbagai penyakit seperti diabetes,darah tinggi dan jantung.Dengan puasa Senin Kamis, paling tidak, dalam dua kali seminggu, kita membatasi kalori yang masuk dalam tubuh kita.

Manfaat lain dari puasa ditinjau dari segi kesihatan fungsi pembersihan dan penyembuhan. Dengan istirahatnya sistem pencernaan kita selama masa berpuasa, maka memungkinkan sistem2 lain di tubuh kita untuk bekerja dengan lebih baik, misalnya sistem imuniti. Inilah sebabnya mengapa orang yang sakit atau binatang yang terluka suka menolak makan. 

Andaikata kita tidak sedang sakit pun, sistem imuniti bekerja keras saat kita berpuasa. Jika sistem imuniti ini mengesan hal-hal yang boleh mengakibatkan kita sakit atau hal-hal abnormal, seperti tumbuhnya kanser atau tumor, maka pada hari kita berpuasa, sistem imuniti boleh membenterasnya.

Sistem detoksifikasi tubuh juga bekerja lebih lancar.Disini,kita bisa membayangkan sistem pembersihan tubuh kita seperti pegawai yang kelelahan mengerjakan tugasnya kalau tugas datang bertubi-tubi. Akibatnya, fungsi pembersihan tubuh tidak terkerjakan dengan maksimal dan sangat mungkin luput mengeliminasi beberapa zat-zat yang kurang baik untuk tubuh kita. Dengan berhentinya suapan masuk makanan, maka tugas dari sistem pembersihan tubuh kita menjadi lebih terurus sehingga kesan kerjanya menjadi lebih maksimal.

Sistem peremajaan juga bekerja dengan maksimal saat kita puasa karena Allah membentuk tubuh kita untuk mengeluarkan hormon yang erat kaitannya dengan anti-aging kala kita puasa. Karena itu tidaklah mengherankan jika pada suatu eksperimen ditemukan bahwa cacing yang berpuasa bioleh hidup 19 generasi lebih lama dibanding cacing yang tidak berpuasa. Kalau ada obat anti aging yang ampuh, itulah puasa. Boleh jadi puasa Senin Kamis secara teratur nantinya menjadikan kita awet muda dan bebas penyakit di hari tua.

Lalu bagaimana dengan orang yang sering mengeluhkan tidak boleh bekerja karena kelaparan dan prestasi kerjanya menurun saat puasa? 

Jika hal ini terjadi, boleh jadi kelaparan itu terjadi karena kita tidak bekerja dengan baik atau kurang konsentrasi. Yang jelas, puasa tidak mempunyai pengaruh buruk terhadap otak dan daya pikir kita. Malahan, sudah ada penelitian yang membuktikan bahwa puasa malah meningkatkan daya pikir kita.

Walaupun begitu, perlu diingat asasnya semua amal tergantung niat. Jika niat puasa kita hanyalah dari segi kesihatan, maka itulah yang kita dapat. Namun kala niat puasa kita adalah dalam rangka meningkatkan kualitas spiritualitas kita dan mendekatkan diri pada Allah maka tidak hanya kita mendapat fisik yang prima, namun juga redha Allah dan keselamatan dunia akhirat. Sebagai muslim, redha Allah adalah paling utama,di atas segala-galanya. Allah sangat menyukai orang yang berpuasa karena Allah, sehingga Allah menjanjikan gerbang khusus di surga bagi yang gemar berpuasa, yaitu Ar-Rayyan (H.R Muslim).

Maka dari itu, marilah kita galakkan dan rutinkan puasa-puasa sunnah seperti puasa Isnin Khamis dalam rangka meraih redha Allah dan salah satu cara untuk meraih jannahNya. Insya Allah dengan puasa yang rutin, kita tidak hanya mendapat balasan di akhirat nanti, tetapi kita juga mendapat keuntungan di dunia berupa kesihatan yang prima dan daya fikir yang jernih.

No comments:

Post a Comment