Monday, May 29, 2017

Pertanyaan Maut Wawancara Kerja, "Menurutmu, Untuk Apa Perusahaan Memakaimu?"


Setiap orang pasti mengerti untuk apa bekerja, kamu harus bekerja dengan rajin, baru bisa menghasilkan uang untuk hidup, kemudian memiliki karir. Namun, sebenarnya perusahaan memakai kamu sebagai pegawai itu untuk apa sih? Apa kamu pernah memikirkan pertanyaan ini?

Untuk apa perusahaan memakaimu? Kalau kamu pikirkan dari sumber masalahnya, sebenarnya tentu saja perusahaan membutuhkan pegawai untuk menyelesaikan banyak
masalah. Berapa masalah yang bisa kamu selesaikan, menunjukkan berapa gaji yang akan kamu dapatkan.

Semakin kamu bisa menyelesaikan masalah yang besar, semakin kamu bisa duduk di posisi yang tinggi. Kalau kamu bahkan tidak tahu masalahnya apa, kamu akan menjadi masalah bagi perusahaan. Dan kalau kamu merupakan orang yang menghasilkan masalah bagi perusahaan, cepat atau lambat perusahaan pasti akan memintamu pergi. Jadi, kesimpulannya, masalah itu adalah kesempatan kamu! Karena perlu menyelesaikan masalah, kamu perlu mengerti seberapa penting masalah ini bagimu.

Persoalan perusahaan adalah kesempatanmu untuk memperbaiki masalah. Persoalan klien adalah kesempatanmu untuk memberikan pelayanan. Persoalan rekan kerjamu adalah kesempatanmu untuk membangun koneksi sosial. Persoalan bosmu adalah kesempatanmu untuk mendapatkan kepercayaan. Persoalan sainganmu adalah kesempatan untuk menjadikan dirimu lebih baik. Sedangkan persoalan dirimu sendiri, adalah kesempatan untuk bertumbuh.

Jangan dengan mudah meninggalkan tim kerjamu, karena kamu akan memulainya dari nol lagi. Setiap perusahaan pasti memiliki permasalahannya masing¬masing Setiap tim kerja pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, Asalkan kamu mau beradaptasi, kamu tidak akan menyerah dengan mudah,

Waktu menemukan masalah saat bekerja, jangan selalu mengeluh, jangan juga mudah menyerah, Kalau kamu berjuang untuk mencari penyelesaiannya, kamu baru menunjukkan kemampuanmu, kamu baru bisa menunjukkan nilai dirimu di dalam perusahaan. Mereka yang mudah untuk menyerah akan selalu mulai dari nol, sedangkan jalan menuju kesuksesan, itu perlu memiliki karakteristik orang sukses.

Pertama¬tama, kamu perlu memilih tim kerja yang memiliki arah. Demi mencapai tujuan tim, kamu juga memperlengkapi diri, berjuang bersama menghadapi tantangan bersama rekan kerja, memberikan semangat dan kerja keras.

Kalau menemukan halangan, terus berjuang dan bertahan, bertumbuh bersama. Asal kamu bisa melakukan hal ini, kamu baru bisa menikmati pencapaian yang didapat nanti. Jadi, siapa yang bisa menikmati kesuksesan? Mereka yang selalu mencari cara untuk berhasil, dan tidak mencari alasan untuk gagal. Dalam pekerjaan, kamu pasti akan menghadapi kesulitan, namun saat gagal, kamu tidak akan mencari alasan untuk bersembunyi, melainkan mencari jalan baru untuk mencapai keberhasilan.

Ada orang yang berkata : Tanggung jawab adalah arah, pengalaman adalah modal, sedangkan karakter akan menentukan nasib.

Melakukan hal rumit dengan cara yang sederhana, itulah profesional, hal yang sederhana terus dilakukan berulang kali itulah ahli, hal yang dilakukan berulang kali namun tetap dilakukan dengan serius itulah pemenang.

Karena, bila orang tidak ingin melakukan, ia pasti akan menemukan alasan, Namun asalkan orang ingin melakukan, ia pasti akan menemukan cara.

Perusahaan yang tak beberi rasa waspada pada pegawainya, pasti tidak akan membuat pegawainya maju. Karena perusahaan yang benar¬benar hebat pasti memiliki persaingan yang ketat, Mereka akan menggunakan cara yang berbeda untuk membuat pegawainya maju, Bos yang memiliki standar dan meminta dengan syarat yang ketat justru yang harus kamu inginkan, semakin tinggi permintaannya, semakin ketat persaingannya.

Menjadi seorang pegawai, harus menginginkan kemajuan, kamu bisa berpikir apa yang bisa kamu lakukan untuk perusahaan, itulah yang paling penting. Walau kelihatannya sulit, namun mereka yang ingin berhasil, pasti mampu melakukannya.

Yuk bagikan artikel ini sobat cerpen! Biar semakin banyak orang yang mengetahui kalau orang yang memang ingin maju, tidak cuman diminati oleh perusahaan, namun itu juga merupakan modal bagi dirimu sendiri. 

Sumber : look forward

No comments:

Post a Comment