Saturday, August 22, 2015

40 MANFAAT SHOLAT BERJAMAAH DI MASJID

Manfaat ke–1 : Mematuhi Perintah Allah

Allah berfirman, “Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan ruku'lah bersama orang-orang yang ruku'.” (Al-Baqarah: 43).

Manfaat ke–2 : Sebagai Saksi Keimanan

Allah berfirman, “Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian,serta tetap mendirikan sholat,menuaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah,maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. (At Taubah: 18).

Manfaat ke–3 : Mendapatkan Tazkiyah (Pernyataan Kesucian) dan Anugerah Besar dari Allah

Allah berfirman, “Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut namaNya di dalamnya,pada waktu pagi dan waktu petang, laki-laki yg tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah,mendirikan shalat dan membayarkan zakat.Mereka takut pada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang.(Mereka mengerjakan yang demikian itu) supaya Allah memberi balasan kepada mereka (dengan balasan) yg lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan,dan supaya Allah menambah kurnia Nya kepadd mereka. Dan Allah memberi rizki kepadd siapa yg dikehendaki Nya tanpa batas.” (An-Nur: 36-38).

Manfaat ke–4 : Mengagungkan dan Menekankan Apa yang diagungkan dan Ditekankan Oleh Rasulullah

Dalam QS An-Nisa':102,dinyatakan bahawa Rasulullah beserta para sahabat tetap sholat berjamaah walaupun dalam keadaan berperang.Begitu pentingnya sholat berjamaah dalam keadaan perang pun  Rasulullah tidak meninggalkan sholat berjamaah.Bahkan Rasulullah tetap memerintahkan kepada sahabat yang buta tetap sholat di masjid walaupun jauh dan tidak ada yg menuntunnya.

Orang yang buta pun tidak ada keringanan, bagaimanakah pula dengan kita yang masih diberi nikmat keadaan tubuh yg masih normal.

Manfaat ke–5 : Mematuhi Perintah Rasulallah SAW

Nabi bersabda, “Siapa yg mendengar adzan lalu tidak mendatanginya (untuk shalat berjamaah),maka tidak ada shalat baginya kecuali udzur.” (Lihat Shahihul Jami’ (6300))

Manfaat ke–6 : Selamat Karena Mengikuti Rasulallah SAW

Allah berfirman, “Dan jika kamu ta'at kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk.” (An Nur:54).

“Katakanlah,jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku,niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa2mu.... "(Ali Imran : 31).

Rasulullah bersabda, “Segenap umatku akan masuk Surga kecuali orang yang tidak mau.Siapa yang mentaatiku pasti masuk Surga dan siapa yang mendurhakaiku maka dia tidak mau (masuk Surga).” (HR. al-Bukhari).

Manfaat ke–7 : Sholat Berjamaah Termasuk Sasaran Islam yang Agung

Banyak nash-nash yang menyeru ditegakkan dan dijaganya jamaah (persatuan), sebaliknya melarang perpecahan dan menjauhi jamaah umat Islam. 

Nabi SAW bersabda, “Tangan Allah bersama jamaah (umat Islam).” (HR at-Tirmidzi).

“Berjamaah (bersatu) adalah rahmat dan perpecahan adalah adzab.” Kerana itu, banyak ibadah yang disyariatkan secara berjamaah agar maksud agung daripadanya (persatuan) benar-benar menghujam dlm jiwa segenap umat Islam seperti Ibadah haji, puasa ramadhan, shalat Jum'at, shalat berjamaah, shalat pada dua hari raya, tarawih dsb.

Manfaat ke–8 : Mengagungkan dan Menampakkan Syi'ar Allah

“Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syi'ar-syiar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati. (Al-Hajj: 32).

Manfaat ke–9 : Termasuk Sunnah-sunnah Petunjuk

“Sesungguhnya Rasulullah SAW telah mengajarkan kepada kita jalan-jalan petunjuk dan di antara jalan-jalan petunjuk itu adalah shalat di masjid yang dikumandangkan adzan di dalamnya.” (Diriwayatkan oleh Muslim)

Manfaat ke–10 : Lebih Utama dari Shalat Sendirian

Rasulullah SAW bersabda, “Shalat berjamaah itu lebih utama 25 derajat daripada shalat sendirian.” (HR. al-Bukhari).Dalam riwayat lain disebutkan,“(lebih utama) 27 derajat.”

Manfaat ke–11 : Lebih Suci di Sisi Allah Daripada Shalat Sendirian

Nabi SAW bersabda, “Shalat 2 orang leaki dengan salah seorang dari mereka menjadi imam adalah lebih suci di sisi Allah daripadd shalat 4 org secara sendiri-sendiri.Shalat 4 orang dengna salah seorang dari mereka menjadi imam adalah lebih suci di sisi Allah daripada shalat delapan orang secara sendiri-sendiri dan shalat 8 org dengan salah seorang dari mereka menjadi imam adalah lebih suci di sisi Allah daripada shalat 100 org secara sendiri-sendiri” (Shahihul Jami’ no.3836)

Manfaat ke–12 : Menjaga Diri dari Syaitan

Nabi SAW bersabda, “Tidaklah 3 orang berada disuatu desa/dusun dan mereka tidak mendirikan shalat (berjamaah) kecuali mereka telah dikuasai oleh syaitan kerana itu,hendaklah kalian selalu berjamaah.Sungguh serigala itu hanya makan haiwan peliharaan yang jauh dari gerombolan kawan-kawannya.(Shahihul Jami’ no.5701)

Manfaat ke–13 : Jauh dari Menyerupai Orang-orang Munafik

Rasulullah SAW bersabda, “Tak ada shalat yang lebih berat menurut orang-orang munafik melebihi (beratnya) shalat Shubuh dan Isya’ dan seandainya mereka mengetahui pahala pada keduanya,niscaya mereka akan datang (berjamaah) meski pun dgn merangkak" (Muttafaq 'alaih).

Manfaat ke–14 : Di Antara Sebab Diampuninya Dosa-dosa

Nabi SAW bersabda, “Jika imam mengucapkan, 'Ghairil maghdhubi ‘alaihim waladh dhallin,' maka ucapkanlah, 'amin,' kerana sesungguhnya siapa yg ucapan amin-nya bersamaan dengan ucapan malaikat, niscaya ia akan diampuni dari dosa-dosanya yang telah lalu.”(Muttafaq 'alaih).

Nabi SAW bersabda,“Siapa yang berwudhu untuk shalat dan ia menyempurnakan wudhunya, lalu berjalan (untuk menunaikan) shalat wajib,dan ia shalat bersama manusia atau bersama jamaah atau di dalam masjid, niscaya Allah mengampuni dosa-dosanya.” (HR. Muslim).

Manfaat ke–15 : Di Antara Sebab Ta'ajub Allah SWT

Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah ta'ajub pada shalat (yang dilakukan) secara berjamaah.” (Shahihul Jami’ no.1820)

Manfaat ke–16 : Berpahala Besar Karena Berjalan Untuk Menunaikannya

“Siapa yang pergi menuju masjid dan pulang darinya niscaya Allah menyediakan tempat tinggal baginya di Surga setiap kali ia pulang-pergi.”

“Berilah khabar gembira kepada para pejalan kaki di kegelapan malam ke masjid-masjid dengan cahaya yang sempurna di hari Kiamat.” (Shahihul Jami’ no.2823)

“Siapa yg berjalan untuk shalat fardhu berjamaah maka ia laksana haji dan siapa yang berjalan untuk (shalat) sunnah maka ia seperti umrah sunnat.” (Shahihul Jami’ no.6556)

“Ada 3 golongan manusia yang berada di bawah jaminan Allah SWT : Laki-laki yang keluar ke masjid di antara masjid-masjid Allah,laki-laki yang keluar untuk berperang di jalan Allah, dan laki-laki yang keluar untuk menunaikan haji.” (Shahihul Jami’ no.3051)

“Siapa yang berangkat ke masjid (untuk) berjamaah maka langkah (yang satu) menghapus satu keburukan dan langkah (yang lain) menuliskan baginya satu kebaikan,saat pergi dan kembali.” (Shahihut Targib wat Tarhib no.298)

“Siapa yang mandi sebersih-sebersihnya pada hari jum'at dan (membiasakan) mandi, lalu ia datang pagi-pagi dan bersegera,ia tidak naik (kendaraan) tetapi berjalan, dan ia dekat dengan imam lalu ia mendengarkannya, ia pun tidak berbuat sia-sia,niscaya pd setiap langkah yg ia ayunkan pahalanya (sama dengan pahala) 1 tahun dari ibadah puasa dan shalat.”(Shahihut Targib wat Tarhib no.690)

Manfaat ke–17 : Berkumpulnya para Malaikat Pada Waktu Shalat Shubuh dan Ashar serta Permohonan Ampun Mereka Bagi yang Hadir

"Para malaikat malam dan malaikat siang bergantian menyertai kalian dan mereka berkumpul pada saat (diselenggarakan jamaah) shalat Shubuh dan Asar,lalu malaikat yang sudah menyertai kalian naik (ke langit),dan mereka ditanya oleh Tuhan mereka, padahal Dia lebih mengetahui daripada mereka,bagaimana keadaan hamba-hamba Ku yang kalian tinggalkan? Mereka menjawab, Kami meninggalkan mereka sedang dalam keadaan shalat dan kami mendatangi mereka sedang dalam keadaan shalat (juga).”

Manfaat ke–18 : Menyamai Shalat Separuh Malam atau Sepanjang Malam

Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang shalat Isya’ secara berjamaah,maka seakan-akan ia shalat separuh malam dan siapa yang shalat Subuh secara berjamaah, maka seakan-akan ia shalat sepanjang malam.” (HR. Muslim).

Manfaat ke–19 : Berada dalam Jaminan Allah

Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang shalat Shubuh secara berjamaah maka ia berada dalam jaminan Allah.” (Shahihut Targib wat Tarhib no.418)

Manfaat ke–20 : Berada dalam Naungan Allah Pada Hari Kiamat

7 golongan manusia yang Allah akan menaunginya pada Hari Kiamat saat tiada lagi naungan kecuali naungan-Nya,laki-laki yang hatinya senantiasa bergantung pd masjid2.

Manfaat ke–21 : Bebas dari Neraka dan Bebas dari Sifat Nifak

“Siapa yang melakukan shalat berjamaah selama 40 hari, dan ia mendapatkan takbir pertama,niscaya dituliskan untuknya dua pembebasan; bebas (selamat) dari Neraka dan bebas dari nifak.” (Shahihul Jami’ no.6365)

Manfaat ke–22 : Mendapatkan Shalawat dari Allah dan Para Malaikat

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat Nya bershalawat atas orang-orang yang shalat (berjamaah yang terdapat) pada saf-saf terdepan.Dlm riwayat lain, (yang terdapat) pada saf pertama. Dalam riwayat lain pula (disebutkan), (yang terdapat) pada saf-saf awal.” (Shahihul Jami’ no.1842)

Manfaat ke–23 : Mendapatkan Rumah di Surga

“Siapa yang mengisi tempat kosong (dalam saf), niscaya dengannya Allah mengangkat (untuknya) satu derajat dan membangunkan baginya satu rumah di Surga.” (Shahihut Targib wat Tarhib no.505)

Manfaat ke–24 : Mendapatkan Pahala Berjamaah Meskipun Telah Selesai Dikerjakan

“Siapa yang berwudhu kemudian memperelokkan wudhunya lalu pergi (ke masjid) dan ia mendapati orang-orang telah selesai shalat,niscaya Allah (tetap) memberinya pahala orang yang tetap shalat dan menghadirinya secara berjamaah,pahalanya tidak mengurangi sedikitpun dari pahala mereka.” (Shahihul Jami’ no.6163)

Manfaat ke–25 : Sempurnanya Shalat

Imam adalah yang bertanggungjawab,mu’adzin adalah yang dipercaya.Ya Allah,berilah petunjuk kepada para imam dan ampunilah para mu'adzin. (Shahihul Jami’ no.2787)

Para ulama berkata, “Imam adalah yang bertanggungjawab maksudnya dialah yg menanggung kesempurnaan shalat para makmum.” (Lihat ‘Aunul Ma’bud 2/152).Ini tentunya berbeda dengan orang yang shalat sendirian. Jika terjadi kesalahan, lupa atau kekurangan,tak seorang pun yang menanggung atasnya.

Manfaat ke–26 : Amal yang Paling Utama

Shalat berjamaah adalah di antara sebab yang menjadikan seseorang melakukan shalat pada awal waktunya atau minimal tepat pada waktunya.Rasulullah SAW ditanya, “Amalan apakah yang paling utama?” Beliau menjawab, “Shalat pada awal waktunya.” Dan dlm riwayat Muslim disebutkan,“Amal yg paling utama iaitu shalat pada waktunya dan berbuat baik pada ibu bapak” (Shahihu Jami no.1093,1094)

Manfaat ke–27 : Selamat dari Neraka Wail

Shalat berjamaah boleh menjaga seorang muslim dari meremehkan,melalaikan dan melupakan shalat. Juga menjaganya dari melakukan shalat diakhir waktu.Bahkan kebanyakan mereka yang meninggalkan shalat, pada awalnya adalah mereka meninggalkan shalat berjamaah.Karena itu, di antara rahmat Allah kepada kita, Dia mensyariatkan shalat lima waktu secara berjamaah.

“Maka celakalah bagi orang-orang yang shalat, (iaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya.” (Al-Ma'un: 4-5).

Manfaat ke–28 : Selamat dari Kelalaian 

Nabi SAW bersabda, “Sungguh beberapa kaum benar-benar akan menghentikan (kebiasaannya) meninggalkan shalat berjamaah atau Allah benar-benar akan mengunci mati hati mereka lalu mereka benar-benar termasuk orang-orang yang lalai.” (Shahih Sunan Ibnu Majah no.646)

Manfaat ke–29 : Doanya Tidak Ditolak

Rasulullah SAW bersabda, “Doa antara adzan dan iqamat adalah tidak ditolak.” (Shahihul Jami no.3408)

Manfaat ke–30 : Persaudaraan, Kasih Sayang dan Persamaan dengan shalat berjamaah,semua hal tersebut terlahir,yakni ketika orang-orang yang sedang berdiri dalam 1 shaf yang kokoh dan lurus,tidak ada perbedaan diantara mereka.

Nabi SAW menganjurkan agar kita meluruskan shaf dan tidak berselisih (bengkok dan berpencar),seraya menjelaskan bahwa yang demikian itu adalah sebab-sebab bagi bersatunya segenap hati.

Manfaat ke–31 : Menjaga Shalat-shalat Sunnah Rawatib dan Dzikir

Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang shalat sehari semalam duabelas rakaat niscaya dibangunkan satu rumah untuknya di Surga: 4 rakaat sebelum Zuhur,2 rakaat setelahnya, 2 rakaat setelah Maghrib, 2 rakaat setelah Isya’ dan 2 rakaat sebelum Shubuh.” (Shahihul Jami’ no.6362)

Manfaat ke–32 : Memahami Hukum- hukum Shalat

Di antara manfaat shalat berjamaah iaitu ia merupakan kesempatan besar untuk mempelajari sifat-sifat shalat dan mengetahui hukum-hukumnya.Dan itu boleh dilakukan saat masing-masing orang menyaksikan lainnya yang sedang shalat.Atau dengan mendengarkan ceramah-ceramah yang disampaikan di masjid-masjid,juga dengan membaca tulisan-tulisan yang ditempelkan di dalam masjid.

Shalat berjamaah juga merupakan kesempatan untuk mengetahui bacaan yang benar serta belajar hukum-hukum tajwid dengan mendengarkan bacaan imam.Adapun orang yang shalat sendirian,maka ia tidak dapat mengambil manfaat sedikitpun dari hal-hal diatas.Bahkan mungkin terkadang ia melakukan kesalahan yang membatalkan shalatnya tetapi ia tidak tahu/sedar.

Manfaat ke–33 : Membiasakan Disiplin dan Menguasai Diri

Dalam shalat berjamaah terdapat pengajaran tentang disiplin dan penguasaan diri,iaitu pada saat mengikuti imam dalam beberapa takbirnya serta dalam pergantian gerakan-gerakan shalat.Pada saat itu ia tidak boleh mendahului gerakan imam,tertinggal daripadanya,seiring atau melampauinya.

Manfaat ke–34 : Menampakkan Kekuatan Umat Islam dan Membuat Kesal Orang-orang Kafir dan Munafik

Shalat berjamaah menampakkan kekuatan umat Islam sepanjang siang dan malam, juga menampakkan jumlah mereka yang besar.Di samping, ia akan membuat kesal musuh-musuh mereka, dari golongan orang-orang kafir dan munafik.

Syaikh Abdurrahman as-Sa'di rahimahullah berkata, “Pengaruh dari konsekuensi amal seorang hamba akan mendatangkan pahala yang besar bagi dirinya.” (Tafsir as-Sa’di,Surat at-Taubah ayat 120)

Manfaat ke–35 : Memperbaiki Penampilan dan Jati Diri

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid,......makan dan minumlah, dan jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Al-A'raf : 31).

Manfaat ke–36 : Saling Mengenal dan Memperkenalkan Diri

Shalat berjamaah merupakan kesempatan besar untuk saling mengenal dan beramah-tamah antara sesama muslim saat pertemuan mereka dalam shalat 5 waktu.Shalat berjamaah juga kesempatan bagi para jamaah untuk saling mencari tahu satu sama lain, serta untuk mengetahui tentang situasi dan kondisi mereka,sehingga terjadilah kunjungan kepada orang sakit, membantu orang yang memerlukan, berbelas kasihan kepada orang yang tertimpa musibah dan sebagainya,hal-hal yang boleh menguatkan hubungan dan menambah persaudaraan antara sesama muslim.

Manfaat ke–37 : Berlomba-lomba dalam Ketaatan Kepada Allah

Allah berfirman, “Dan untuk yang demikian itu hendaknya orang  berlomba-lomba.” (Al-Muthaffifin:26).

Manfaat ke–38 : Terjaganya Kepribadian yang Baik

Sebagian ulama berkata, “Termasuk kepribadian yang baik iaitu menjaga shalat berjamaah dan senantiasa datang ke masjid saat masuk waktu shalat.” (Lihat Al Muru’atu wa Khawarimuha, Masyhur Hasan Salman, hal, 36.)

Manfaat ke–39 : Adanya Perasaan Berdiri dalam Suatu Barisan Jihad

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang dijalan Nya dalam barisan yang teratur.” (Ash-Shaff: 4).Dan tak diragukan lagi, mereka yang telah menjadi satu barisan dalam jihad bila sudah terbiasa dengan shalat lima waktu,ia akan menjadi saranan bagi ketaatan kepada komandan mereka dalam barisan jihad. Mereka tidak akan mendahului atau mengakhirkan komando2 pemimpinnya.

Manfaat ke–40 : Menghadirkan Perasaan Apa yang Terjadi pada Zaman Nabi SAW dan Para Sahabatnya

Sesungguhnya shalat berjamaah boleh menghadirkan perasaan bagi yang hidup di zaman akhir ini dengan apa yang ada pada zaman permulaan Islam,iaitu dengan keadaan para sahabat.Imam merasa bahwa dirinya berada pada maqam (posisi) Rasulullah SAW dalam mengimami para jamaah. Sedangkan para makmum merasa bahwa mereka berada pada maqam sahabat-sahabat Rasulullah SAW.

Dan tak disangsikan lagi, adanya keterkaitan orang-orang yang hidup di akhir zaman dengan pendahulunya di zaman permulaan Islam merupakan motivator kuat dalam mengikuti salaf dan petunjuk mereka.

Alangkah baiknya jika kita melakukan suatu pekerjaan yg dianjurkan lalu kita merasa bahawa kita sedang meneladani Nabi SAW dan para sahabatnya yg mulia.Dengan demikian nescaya seseorang akan memiliki motivasi kuat dalam jiwanya sehingga ia bergabung dengan perilaku as-salafush shalih.Dengan demikian ia akan menjadi pengikut as-salafush shalih, baik dalam aqidah, amalan, tingkah laku,maupun manhaj.

Mudah-mudahan kita di berikan kekuatan oleh Allah SWT, untuk istiqomah dalam menjalankan sholat berjamaah,Amin!!!

No comments:

Post a Comment